Graf Eisen : October 2010 Update

Update lagi! Setelah beberapa bulan sejak perakitan ada beberapa perubahan/upgrade  minor pada Graf Eisen. Upgrade dari Win XP ke  Win 7 rupanya membuat  CPU yang saya patok di clock 800MHz menjadi terlalu kelabakan  sehingga saya  harus menaikkan clock sampai 1.6GHz. Wireless router kembali diabusepekerjakan lagi setelah 2x bolak balik  RMA akibat kebiadapan listrik PLN

Beberapa bulan lalu saya sempat mengeset CPU fan untuk berputar hanya saat temperatur CPU diatas 43C.  Secara tidak sengaja saya melihat fan sama sekali tidak berputar dalam kondisi CPU dengan load agak tinggi. Dari sini saya memberanikan diri untuk sekalian melepas fan. Hasilnya Graf Eisen tetap bekerja stabil walaupun CPU load cukup tinggi. Temperatur MOSFET dan induktor disekitar processor  hanya sedikit hangat,  yang berarti VRM tidak akan bermasalah walaupun minim airflow.

Enermax EG351 mempunyai kelemahan diminimum load, sehingga pada kondisi tertentu membuat Graf Eisen sulit dinyalakan. Saya putuskan untuk berburu PSU lagi  dan mendapatkan  HEC Raptor 350W. Setelah ganti PSU, kini Graf Eisen bisa langsung dinyalakan. Sama seperti pendahulunya, PSU baru ini juga mengalami fan mod. Fan asli diganti dengan fan Thermaltake yang dihubungkan dengan tegangan 5V. Untuk kedepannya kemungkinan fan ini akan digantikan  Enermax T.B. Silence yang lebih silent

Untuk menjembatani konektifas  antar Graf Eisen dengan Wireless Router, saya memasang sebuah D-Link Fast Ethernet NIC  yang sudah hampir 3th tersimpan digudang

Keberadaan kabel front panel USB & Audio yang terlalu panjang membuat jerohan kurang sedap dipandang.

Terinspirasi dari dari thread HDD Elastic Suspension… Show your pics! di SPCR.   HDD 2.5″ tidak lebih silent dibanding HDD 3.5″  apabila instalasi/mounting masih buruk. Untuk itu saya mencoba membuat sebuah elastic suspension dari pita elastis  alias karet kolor! Alat/bahan untuk membuat elastic suspension sangat sederhana! Saya hanya perlu pita elastis 2,5cm sepanjang 50cm,  isi stapler,  sedikit lem UHU (Castol atau Fox juga bisa), sedotan minuman mineral gelas dan gunting. Jika dihitung-hitung dana yang keluar untuk membuat 1 elastic suspension untuk HDD 2.5″ kurang dari Rp. 5.000.  Dengan mounting elastic suspension noise yang dihasilkan dari getaran akibat putaran motor bisa diredam sampai hampir tidak terdengar!

Bagian samping disangga oleh sedotan. Alasan pemilihan sedotan air mineral gelas tidak lain adalah karena material sedotan walaupun tidak terlalu keras  namun cukup kuat untuk menahan tarikan karet.

Bagian depan ditopang oleh pita elastis dengan tujuan sama seperti bagian belakang, yaitu untuk mencegah HDD bergeser.

Masalah yang kerap menjadi kendala bagi pengguna mobile internet : Modem Panas! Seandainya modem cukup dingin untuk dapat dioperasikan 24/7, mungkin saat ini Graf Eisen sudah jadi fanless rig

Final Spec :

PROCESSOR : AMD Athlon64 3000+ (90nm Orleans)@ 1.6GHz 1.0v
MEMORY : Elixir DDR2 1GB PC6400@PC5300
MOTHERBOARD : Biostar A780LE
HARDISK : Hitachi 2.5″ 5K500.B 320GB
CPU COOLER : Thermaltake TMG A3 w/o fan
POWER SUPPLY : HEC Raptor 350W
CASE : Aopen G326
USB MODEM : ZTE AC2726
WLAN ROUTER : TP-Link WR-941ND Wireless N Router
NIC : D-Link Fast Ethernet 100/10MBps

Advertisement
    • zune
    • December 15th, 2010

    Wihh ini keren, tanya kira PSu diganti Acbel 370 watt atau 420 watt pas tidak disana

    • 1kbyte
    • January 26th, 2011

    Belum pernah coba, tapi kalau lokasi kabel internal & power seperti PSU standart ATX lain, bisa dipastikan bisa masuk

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.